Kapolsek Bandar Huluan Turun ke Lokasi, 24 Rumah Warga Pematang Bandar Rusak Diterjang Angin Kencang

REDAKSI September 29, 2026 0 Komentar

SIMALUNGUN — Hujan deras disertai angin kencang menerjang sejumlah nagori di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Senin (28/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Sedikitnya 24 rumah warga mengalami kerusakan, dengan total kerugian material ditaksir mencapai Rp72 juta. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Merespons kejadian itu, Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, S.H., M.H., bersama personel Polsek Bandar Huluan langsung turun ke lokasi. Penanganan dilakukan bersama Camat Pematang Bandar Pahod Holomoan Siregar, S.Sos., para pangulu, serta perangkat nagori untuk mengidentifikasi dan mendata masyarakat terdampak. “Kami bersama Camat Pematang Bandar dan perangkat desa langsung mengidentifikasi korban terdampak hujan deras yang disertai angin kencang di lapangan,” ujar IPTU Patar Banjarnahor.

24 Rumah Rusak, Kerugian Ditaksir Rp72 Juta

Berdasarkan hasil pendataan petugas di lapangan, sebanyak 24 unit rumah mengalami kerusakan ringan akibat terjangan angin kencang. Rumah-rumah terdampak tersebar di sejumlah wilayah, yakni Huta III Nagori Wonorejo, Huta III Nagori Purwosari, Huta I Nagori Pordomoan Nauli, dan Huta I Nagori Purba Ganda, Kecamatan Pematang Bandar. “Total rumah yang terdampak hujan deras disertai angin kencang di Kecamatan Pematang Bandar sebanyak 24 rumah yang mengalami kerusakan ringan,” jelas Kapolsek. Warga yang terdata terdampak yakni Selamet, Samuna, Kadar, Nur Amanda, Parsimen, Tusiman, Harun, Suparmen, T. Penggabean, Sintong Gultom, Aliludin Butarbutar, Yayu Nurintan Butarbutar, Nasib Edian Tamba, Yanti Anekan Sitompul, Hotlina Sitinjak, Kamina Manik, Nursiamik, Rumondang Napitupulu, Doang Pakpahan, Rosli Sinurat, Ningsi Situmorang, Lemina Sitinsaon, Nasib, dan Bambang Budi. Meski puluhan rumah mengalami kerusakan, polisi memastikan tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian yang dialami warga bersifat material dengan taksiran mencapai Rp72 juta,” ungkap IPTU Patar Banjarnahor.

Data Korban Dikoordinasikan dengan Dinas Sosial

Hasil identifikasi dan pendataan terhadap warga terdampak selanjutnya dikumpulkan untuk dilaporkan dan dikoordinasikan dengan Dinas Sosial, sehingga masyarakat yang rumahnya mengalami kerusakan dapat memperoleh penanganan maupun bantuan sesuai ketentuan. Polsek Bandar Huluan juga melakukan sejumlah langkah penanganan, mulai dari mendatangi lokasi kejadian, mendata seluruh korban terdampak, membuat laporan bencana, hingga melaporkan perkembangan penanganan kepada pimpinan. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan instansi terkait agar bantuan bagi warga terdampak dapat segera disalurkan,” kata Kapolsek. Peristiwa tersebut tercatat dalam Laporan Bencana Model A Nomor L/BENCANA/A/1/IX/2026/SPKT/Polsek Bandar Huluan/Polres Simalungun/Polda Sumatera Utara, tertanggal 29 September 2026. Laporan kejadian diterima pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 17.55 WIB. Berdasarkan laporan tersebut, peristiwa yang terjadi merupakan bencana alam akibat hujan deras disertai angin kencang.

Polisi Imbau Warga Tetap Waspada

Kapolsek Bandar Huluan berharap langkah cepat personel kepolisian bersama pemerintah kecamatan dan perangkat nagori dapat membantu meringankan beban masyarakat terdampak. Koordinasi dengan instansi terkait akan terus dilakukan, khususnya menyangkut penanganan dan bantuan bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Masyarakat juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem, terutama ketika hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. (Red/NNT)  

Dipublikasikan melalui jaringan media.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar